Hard News: Harga Minyak Mentah Turun

BBM Turun?

 


Surabaya - Harga minyak dunia mengalami keanjlokan pada kisaran 5 persen di level US$86,15 per barel untuk brent dan US$78,74 per barel untuk WTI (West Texas Intermediate) pada Sabtu,24 September 2022. Keanjlokan ini terjadi dipicu penguatan dolar AS lebih dari dua dekade. Penurunan ini merupakan penurunan terendah dari 8 bulan sebelumnya.

 

Berdasarkan reuters.com, Brent berjangka turun US$4,31 atau 4,8 persen menjadi US$86,15 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$4,75 per barel atau 5,7 persen, menjadi US$78,74 per barel.

 

Dengan terjadi penurunan harga minyak mentah dunia,Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir  menyebutkan penurunan ini memungkinkan harga BBM di Indonesia akan kembali turun. "Kalau harga minyak turun,pasti ada revisi lagi terkait harga BBM. Tidak mungkin Pertamina mencari keuntungan sebesar-besarnya disaat rakyat susah akan BBM" ujarnya usai rapat kerja dengan komisi VI pada hari Kamis,8 September 2022.

 

Menteri Erick Thohir mengatakan bahwa harga jenis BBM yang akan mengalami penurunan adalah BBM jenis non subsidi,pertamax. Tetapi,penurunan harga BBM di Indonesia masih dalam perhitungan. “Itu perlu proses,artinya harga BBM turun ya oasti ada revisi dari Pertamina,tapi kan bergantung berapa nilai subsidi yang masih diberikan pada saat itu . Nah ini yang masih di-adjust,” jelasnya.

 

Di Amerika Serikat sendiri,harga bensin terus menerus turun selama 98 hari berturut turut, Rata-rata nasional untuk harga bensin regular US$ 3,69 per galon pada hari Jumat,menurut American Automobile Association (AAA). Itu kerja di bawah puncak 14 Juni US$ 5,02 per galon.

 

Franciscus Valentino Dwiyanto

2022E/22041184127

Comments