Hard News: Mahasiswi Unair Kehilangan Handphone di Pasar Pagi Tugu Pahlawan

Penulis : Arini Rahmatul Hidayah

Surabaya – Mahasiswi Universitas Airlangga, Navisha Putri (18) kehilangan handphone pada pukul enam pagi di pasar pagi tugu pahlawan, Surabaya, Minggu (26/09/2022).

Kejadian itu bukan pertama kalinya terjadi di pasar pagi tugu pahlawan. Bagi masyarakat Surabaya, pasar pagi tunjungan memang rawan terjadi tindak kriminal karena tempatnya yang padat oleh masyarakat sekitar membuat pelaku mudah untuk melakukan aksi jahatnya.

Rahmania Izza (18) yang merupakan teman korban sekaligus saksi kejadian tersebut memberikan kronologi terkait peristiwa itu “tadi kita kita kan lagi jalan-jalan ke pasar pagi tugu pahlawan yang biasanya buat thrift baju, posisi temanku ini bawa tas selempang yang di taruh di bagian depan, di dalamnya itu ada dompet sama handphone terus pas aku sama temanku ini lagi lihat-lihat baju dan jalan agak jauh, temanku ini mulai sadar kalau tasnya ringan. Jadi jarak antara temanku terakhir pegang handphone dan di taruh ke tas lagi sampe sadar itu sekitar dua puluh menit an. Terus tiba-tiba temanku ini nanya ke aku, handphonenya aku bawa apa enggak. Disitu dia mulai panik, terus orang-orang yang ada disana ikut panik dan heboh katanya disitu emang rawan. Abis gitu aku mulai telfonin handphone dia, awalnya itu masih berdering terus pas aku telfon lagi udah gak bisa, udah mati. Gak lama dari itu alhamdulillah ada orang baik yang mau bantuin kita ngelacak handphone, tapi keburu telat handphonenya langsung hilang jejak”.

Menurut saksi mata lainnya yang merupakan penjual di pasar pagi tugu pahlawan, Suprayitno (45) mengatakan “penjahat sekarang itu semakin pintar, mereka menggunakan bebagai macam cara untuk melancarkan aksinya. Adik itu tadi sepertinya telah di hipnotis, makanya tidak sadar ketika ada orang yang membuka tasnya. Orang kalau di hipnotis juga tidak bisa langsung sadar. Jadi pesannya kalau disini hati-hati, jaga barang bawaannya”

Saat ini menurut keterangan saksi yang merupakan teman korban, korban masih dalam kondisi kurang baik.

Arin Rahmatul Hidayah

22041184130

Comments