Hard News: Mahasiswi Unair Kehilangan Sepeda Motor, Keamanan Kampus Dipertanyakan
Telah terjadi peristiwa hilangnya sepeda
motor milik Asri, mahasiswa prodi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Airlangga. Kejadian itu terjadi pada Selasa, 20 September 2022 tepatnya
di belakang masjid Ulaz Universitas Airlangga.
Kejadian itu bermula saat Asri selesai
melakukan kegiatan Ospek Jurusan tepatnya pada pukul 20.00. Saat ia menghampiri
motornya yang terparkir di halaman masjid Ulaz, ia mulai menyadari jika
motornya telah raib.
“Halaman sekitar masjid kalo udah malem
emang gelap. Saya muter-muter cari sepeda motor tapi gak ketemu.”
Asri mengaku ia masih ingat letak sepeda
motor kala ia tempatkan pagi itu. Ia mengira jika motornya dipindahkan dengan alasan
mempermudah motor lain untuk keluar. Ia juga menambahkan telah mencari di
seluruh halaman masjid Ulaz menggunakan senter Handphone dikarenakan
minimnya cahaya, namun tak kunjung ditemukan.
Tidak lama setelah itu ia mendengar bahwa
salah satu mahasiswi gizi bernama Syifa yang memarkirkan motornya di tempat
yang sama seperti Asri pada bagian kunci kontak sepeda motor miliknya telah
rusak seperti habis dibobol. Pada saat itulah Asri menyadari bahwa motornya
telah raib.
Selanjutnya ia melapor ke bagian keamanan
sekitar lapangan tersebut, namun respon yang diterima tidak sesuai harapan.
“Mereka (satpam) mengatakan kalau itu
tanggung jawab saya sebagai pemilik motor.”
Baru diketahui bahwa bagi mahasiswa baru
fakultas tersebut tidak diperkenankan membawa kendaraan bermotor sehingga Asri
mencari jalan alternatif lain yaitu parkir di area masjid Ulaz dimana tempat
itu di luar pengawasan satpam.
Tak berhenti sampai di situ, esoknya ia
menuju ke kantor polisi untuk meminta bantuan. Sama seperti sebelumnya polisi tak
memberikan respon yang ia harapkan.
“Gak begitu inget mereka (polisi) bilang
apa, soalnya saya keburu sakit hati. Intinya mereka gak bantu sama sekali.”
Asri tak menyerah begitu saja. Ia mencoba
mencari bagian keamanan yang bertugas mengawasi CCTV, namun tak membuahkan
hasil.
“Mereka menolak untuk memperlihatkan CCTV-nya
pada saya. Saya gak tahu jelas apa alasannya. Namun hal itu membuat saya jadi trust
issue sama orang-orang kayak mereka”
Hingga saat ini belum ada titik temu
perihal hilangnya motor Asri, pun pihak Unair kampus B sepertinya belum
mengetahui kejadian ini. Asri hanya berharap pihak kampus bisa turun tangan
untuk membantu menemukan motornya.
“Saya sih berharap pihak kampus ikut turun
tangan membantu saya. Satu hal yang saya sesali, kok bisa keamanan kampus
sekelas Unair bisa kebobolan begini!”
Widiatanti
22041184132
Comments
Post a Comment